Posts

Hijrahnya Keluarga Salamah Menuju Madinah Abu Salamah bin Abdul Asad termasuk orang yang pertama dan bergegas menyambut perintah Rasulullah untuk berhijrah ke Madinah. Ia juga merupakan orang yang pertama yang berhijrah dari kekufuran menuju keislaman. Ia dan istrinya, Ummu Salam, berasal dari kabilah yang sama, dari Bani Makhzum. Kedudukan mereka yang mulia sebagai keluarga terhormat di Mekah, tidak menghalangi mereka untuk hijrah ke Madinah. Mereka nafikan kelas sosial mereka demi menyambut seruan Allah dan Rasul-Nya. Abu Salamah, istrinya, dan seorang anaknya pun berangkat menuju Madinah. Setelah keluar dari batas Kota Mekah, mereka bertemu dengan keluarga Ummu Salamah. Mereka berkata kepada Abu Salamah, “Masalah dirimu, itu adalah urusanmu, tapi bagaimana dengan kerabat perempuan kami ini (Ummu Salamah)? Dengan alasan apa kami membiarkanmu dengan mudah membawanya keluar dari negeri ini?” Setelah mencoba mempertahankan istrinya, akhirnya Abu Salamah yang seorang ...
Kisah 3 Orang Sombong, Fir'aun, Rina Nose dan Abdul Somad   Q.S Al-Isra: 37 Fir'aun itu amat terkenal kesombongannya. Saking sombongnya, dia menganggap dirinya tuhan. Allah SWT mengutus Nabi Musa a.s dan Nabi Harun a.s untuk mendakwahinya sebagaimana tertulis dalam Al-Quran surat Thaha ayat 43-44: "Pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah malampaui batas;maka berbicalah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut mudah-mudahan ia ingat atau takut." Tapi Fir'aun tak bergeming. Kesombongannya makin tak terbendung dan kian membumbung. Nasihat yang disampaikan oleh Musa dan Harun tak digubris meski sudah diiringi mukjizat. Kedua nabi tidak punya pilihan. Mereka pun mendakwahi Fir'aun secara lebih terbuka dan lebih keras. Kerasnya sikap Nabi Musa a.s. terekam dalam Al Quran Surat A-Isra ayat 101-102: Dia (Musa) menjawab: “Sungguh, engkau telah mengetahui, bahwa tidak ada yang menurunkan (mukjizat-mukjizat) itu...
ANTARA BIS NO 35 DGN BIS NO 53 Mahasiswa tersebut terbaring di atas tempat tidur di rumah sakit Universitas Islam Madinah. Sekujur tubuhnya penuh dengan pembalut, dan kedua kakinya digips. Tidak terdengar darinya kecuali suara rintihan…demikian juga isakan karena rasa sakit yang dirasakannya. Aku berkata dalam hatiku : Orang ini pasti kena kecelakaan berat .., atau dia terkena kebakaran… !! Pokoknya akupun datang pada pukul 4 sore yaitu saat dimulainya waktu menjenguk orang sakit. Hanya saja ada satu perkara yang membuat saya heran…setiap orang yang mengunjungi kamar inapnya kalau keluar dari kamarnya pasti ketawa mati terbahak-bahak. Akupun bingung, aku bertanya : Ada apa gerangan..?? Pokoknya setiap orang yang mengunjunginya, memberi salam kepadanya maka terdengar suara tertawa dibalik sitar. Aku berkata : Aku harus tahu apa sebabnya ..!! Akhirnya sudah habis waktu berkunjung, maka akupun langsung segera masuk menemuinya akupun melihat kondisinya. Aku berkata kepada...
Jauhilah Sikap Sombong Salah satu tujuan diutusnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah untuk memperbaiki akhlak manusia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,   “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang baik.” (HR. Ahmad 2/381. Syaikh Syu’aib Al Arnauth menyatakan bahwa hadits ini shahih) Islam adalah agama yang mengajarkan akhlak yang luhur dan mulia. Oleh karena itu, banyak dalil al Quran dan as Sunnah yang memerintahkan kita untuk memiliki akhlak yang mulia dan menjauhi akhlak yang tercela. Demikian pula banyak dalil yang menunjukkan pujian bagi pemilik akhlak baik dan celaan bagi pemilik akhlak yang buruk. Salah satu akhlak buruk yang harus dihindari oleh setiap muslim adalah sikap sombong. Sikap sombong adalah memandang dirinya berada di atas kebenaran dan merasa lebih di atas orang lain. Orang yang sombong merasa dirinya sempurna dan memandang dirinya berada di atas orang lain. (Bahjatun Nadzirin, I/664, Syaikh Salim al Hilali...
Ridho Mama Membawaku Ke Jalan Surga Ini  ”Nak, kamu kan sudah selesai menghadapi UN(Ujian Nasional), jadi kapan kamu hijrah nak? Kapan kamu mau berhijab dengan benar?” pertanyaan Mamaku yang selalu sama setiap harinya selama seminggu setelah aku menyelesaikan ujian akhir masa SMP ku.  “Iya Ma. Nanti ada waktunya.” Jawabku singkat   “Iya iya saja. Tapi kapan nak? Mama tidak mau tahu, kamu harus masuk di sekolah MAN 1 Medan agar kamu dapat berhijab dengan benar dan tahu akan agama yang dalam.” Ujar Mama seakan memaksaku.  “Tapi Maaa.”  “Tidak. Kalau kamu menolaknya, Mama tidak mau mengurusi keperluan dan segalanya tentang kamu nak.” Tegas Mama kemudian meninggalkanku seorang diri di ruang televisi. Bagaimana ini, aku terpaksa harus sekolah dipilihan Mama. Tapi sekolah itu pasti orang nya berjilbab besar, atau bahkan bercadar. Allaahu akbar!! Mana sanggup aku berada dilingkungan orang seperti itu. Kini aku telah men...
Genggam Erat Masa Depanmu                ~“Jadi, apa keputusanmu?”, kini Ibuku yang berujar.                ‘Kenapa mereka selalu mendesakku untuk   memberi keputusan secepat ini!’, runtukku dalam hati.                       Namaku Dipra , lebih lengkapnya   Dipratiwi Azzahra . Usiaku baru menginjak 15 tahun, dan yang tadi itu merupakan sedikit dari banyaknya obrolanku dengan kedua Orang Tuaku, topik yang kami bicarakan tidak jauh-jauh dari yang namanya “sekolah baru yang ingin ku masuki”. Selalu itu topiknya, padahal pengumuman ujian kelulusanku pun belum keluar dari sekolah SMP ku, saat ini sih aku ‘masih’ terdaftar sebagai salah seorang  siswa  SMP yang cukup favorit di daerahku, nama sekolahku adalah SMP Maddal Baku, Blumman Raya. Jika aku ditanya, ‘ manakah sekolah yang ingin kumasuki nanti?’ Maka jawabannya ad...